JUAL GANJA ONLINE

Ada Stok GANJA
Menjual GANJA ACEH
Untuk Pengobatan Herbal di:
http://toko-ganja.blogspot.co.id

diaper cakes
.

Pages

Tampilkan postingan dengan label CERITA SEX. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERITA SEX. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Desember 2014

Sukabumi Kota Sex


http://www.fotocewekbugil.net/wp-content/uploads/2014/11/Cewek-Sukabumi-Bugil.jpg

Waktu itu tahun 2008 saat saya baru saja menjadi mahasiswa semester satu sebuah perguruan tinggi komputer terkenal di Depok (di sebelah sebuah universitas negeri beken). Seluruh mahasiswa baru ketika itu diwajibkan ikut kegiatan Jambore dan Bakti Sosial (Jambaksos) yang diadakan di sebuah areal perkemahan di daerah Sukabumi, Jawa Barat. Pada hari yang ditentukan, siang hari kami semua bersiap-siap di kampus tercinta, kemudian segera diberangkatkan dengan menggunakan beberapa truk bak terbuka. Setelah menempuh perjalanan lebih kurang tiga sampai empat jam, diakibatkan ada salah satu truk yang salah jalan sehingga semua truk lain harus diam menunggu sejenak di suatu tempat, akhirnya kami tiba di tempat tujuan kami.

Hari sudah mulai gelap. Kulihat sekeliling kami. Uh, seram juga. Suasana sunyi dan gelap, maklum di daerah pegunungan yang tidak terlalu banyak penduduknya. Yang terdengar hanya suara mesin diesel truk yang cukup berisik. Akhirnya dengan konvoi truk satu persatu, kamu menuju tempat terbuka sebagai tempat parkir truk-truk yang kami tumpangi tersebut. Sudah sampai?, Belum! Kami masih harus berjalan kaki lagi beberapa jauh melalui jalan setapak untuk mencapai tempat di mana kami akan mendirikan tenda-tenda kami. Jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam saat kami memasuki areal perkemahan. Wah! Ternyata areal perkemahan sudah diterangi oleh beberapa lampu sorot yang cukup besar kekuatannya, yang sudah disiapkan oleh tim panitia yang telah mendahului kami ke sana satu hari sebelumnya. Mereka juga telah mendirikan dua buah MCK darurat. Satu khusus cewek dan satu khusus cowok. Dengan tubuh sedikit letih akibat perjalanan yang cukup jauh, kami pun mendirikan tenda masing-masing dengan bimbingan beberapa orang panitia. Satu tenda diisi oleh satu grup yang terdiri dari empat sampai lima orang.
http://www.fotocewekbugil.net/wp-content/uploads/2014/11/Foto-Bugil-Tante-Girang-Sukabumi.jpg
Cewek dan cowok pisah tenda. Katanya sih, takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan! Saya memang sial, grup saya semuanya terdiri dari anak-anak yang belum saya kenal. Saya memang orangnya pemalu dan agak penakut, sehingga kurang cepat dalam bergaul. Setelah makan malam dan sedikit waktu istirahat, diadakan briefing mengenai jadwal kegiatan Jambaksos di hari-hari berikutnya. Briefing inilah satu-satunya acara yang diadakan pada hari pertama itu. Tengah mengikuti briefing, tiba-tiba saya merasa ingin pipis. Saya ragu-ragu untuk turun ke MCK yang didirikan di tepi sungai yang mengalir dekat perkemahan kami. Saya yang memang dasar penakut, urung ke MCK tersebut. Habis jalan ke sana cukup jauh lagipula gelap sekali. Sementara untuk meminta dampingan salah seorang panitia malu rasanya. Akhirnya saya putuskan pergi ke balik semak yang sekelilingnya sepi dan agak tersembunyi serta agak jauh dari kerumunan orang-orang yang sedang mengikuti briefing. Ah.., Lega rasanya setelah saya mengeluarkan seluruh isi kandung kemih saya. Mungkin kalau ditampung di botol, setengah liter ada. Saya memang menahan pipis dari waktu masih di daerah Bogor saat perjalanan menuju kemari. Apalagi ditunjang oleh dinginnya udara pegunungan di sini sampai ke sumsum tulang. "Hi hi hi hi.., Hei, ngapain kamu di situ?!" Tampak dua orang panitia datang ke arah saya sambil cengengesan.
http://www.fotocewekbugil.net/wp-content/uploads/2014/11/Foto-Bugil-Tante-Girang-Sukabumi-Telanjang.jpg
Saya mengenal mereka, yang satu namanya Alfa (bukan nama sebenarnya), yang rambutnya sepundaknya sedikit kecoklatan, sedangkan yang rambutnya hitam pekat dipotong pendek adalah Pratiwi (juga bukan nama sebenarnya). Kedua-duanya tinggi tubuhnya hampir sama. Sama-sama cantik dan sama-sama sensual. Payudara merekapun termasuk berukuran besar dan membulat, dengan milik Pratiwi sedikit lebih besar ketimbang milik Alfa. Ini kelihatan dari balik kaus oblong cukup ketat yang mereka kenakan. Mereka berdua adalah anggota seksi P3K. "Saya.., saya lagi buang air, Kak", jawab saya dengan takut-takut. Tapi Alfa dan Pratiwi malah mendekati dan melompat turun ke tempat persembunyian saya yang letaknya sedikit di bawah areal perkemahan itu. "Kenapa kamu pipis di sini, hah?, Bukannya kita sudah punya MCK sendiri di sana?", tanya Alfa. "Habis, saya takut, Kak." Saya masukkan penis saya dan saya naikkan kait retsleting celana saya. Alfa dan Pratiwi tertawa melihat perbuatan saya. "Eit! Ini garasi jangan ditutup dulu", kata Pratiwi sambil meremas selangkangan saya. Ouch! Kemudian tangannya membuka kembali retsleting yang sempat saya tutup. "Wow! Fa, lihat, doi nggak pake celana dalam!", Saya memang jarang mengenakan celana dalam bila pergi ke mana-mana. "Mana, Wi? Gue mau lihat", sahut Alfa mendekati selangkangan saya.

 Pratiwi memberi tempat kepada Alfa. Alfa memasukkan tangan kanannya ke dalam celah ritsluiting saya. Dia mengelus-ngelus senjata saya dengan tangannya yang hangat, membuat saya mulai menggelinjang menahan nikmat. "Wi, doi belum disunat! Kamu pernah main sama penis yang belum disunat?", Alfa mengeluarkan penis saya dari dalam sangkarnya. Pratiwi hanya mengangkat bahunya saja. "Eh, Oom Senang. Ini hukuman kamu karena sudah buang air sembarangan! Sekarang kamu diam aja yah!", kata Alfa sedikit melotot. Alfa mendekatkan penis saya ke mulutnya. Beberapa detik kemudian mulutnya telah asyik melumat penis saya. Ah, penis saya itu semakin mengeras. Ini menambah keasyikan tersendiri bagi Alfa yang terus mengulum penis saya yang meskipun tidak terlalu panjang namun berdiameter cukup besar. Mata saya hampir mencelat keluar sewaktu Alfa menjilat-jilati ujung penis saya yang tegang menjulang. Gelitikkan lidahnya yang nikmat mulai membangkitkan gairah birahi saya yang selama ini terpendam. "Fa! Bagi dong gue!

Jangan kamu habisin sendiri!", Pratiwi tidak mau kalah. Ia mengarahkan tangannya ke belakang pinggang saya, lalu dipelorotkannya celana panjang saya ke bawah sehingga menampakkan penis saya yang tampak sudah siap tempur. Dinginnya udara malam yang menusuk kulit paha saya yang telanjang tidak terasa, terhapus oleh kenikmatan yang sedang saya alami di selangkangan saya. Kemudian Pratiwi mendekatkan bibirnya yang ranum dengan sapuan lipstik tipis ke penis saya. Lalu dengan lahapnya mereka berdua menguasai penis saya dengan kuluman dan jilatan lidah mereka yang bertubi-tubi, membuat tubuh saya seperti tersentak-sentak merasakan kenikmatan yang aduhai ini. "aah.., Kak.., saya sudah mau keluar..", kata saya mendesah-desah. Tapi Alfa dan Pratiwi tidak mempedulikannya. Mereka masih asyik menjelajahi seluruh permukaan selangkangan saya dengan mulut dan lidah mereka yang seperti ular. Akhirnya dengan dua-tiga kali kedutan, saya memuntahkan seluruh cairan kental isi penis saya ke wajah Alfa. "Ma.. Maaf, Kak. Saya nggak sengaja." Alfa bukannya marah melainkan malah tersenyum senang. Dijilatinya air mani saya yang ada di wajahnya. Mengetahui bahwa dirinya tidak kebagian cairan nikmat saya, Pratiwi menjulur-julurkan lidahnya ke arah wajah Alfa. Ia ikut menjilat-jilati wajah Alfa seperti meminta bagian. Alfa tampaknya mengalah. Tiba-tiba bibirnya yang merah merekah mencium bibir Pratiwi. Dan Pratiwi pun membalasnya. Sementara tangannya mulai meremas-remas dua tonjolan bulat yang ada di dada Alfa. "Ah.. Wi.. Terusin.. Ah.." Persetujuan Alfa ini membuat Pratiwi melanjutkan kegiatannya.

Ia melepaskan kaus oblong yang dikenakan Alfa. Kemudian tangan kirinya diselipkan ke balik BH Alfa yang berwarna putih. Diremas-remasnya payudara mulus Alfa yang bulat membusung. Sesudah itu tangannya beralih ke punggung Alfa. Dibukanya pengikat BH Alfa. Dan tak terhalangi lagi payudara Alfa yang indah seperti buah mangga harumanis yang ranum, dengan puting susunya yang tinggi menjulang menggemaskan dikeliling oleh lingkaran kemerahan yang cukup lebar. Tanpa mau melepaskan kesempatan emas ini, mulut Pratiwi langsung melumat puting susu Alfa yang mulai menegang. Dengan lidahnya yang menjulur-julur seperti ular, dijilatinya ujung puting susu yang menggairahkan itu. Sekali-sekali disedotnya puting susu itu, membuat mata Alfa mendelik kenikmatan. Melihat perbuatan kedua senior saya itu, tak saya sadari, penis saya yang tadi sudah loyo bangkit kembali dan semakin mengeras. Sekonyong-konyong Alfa melepaskan diri dari jamahan Pratiwi. Ia memandangi temannya dengan wajah seperti memohon. Pratiwi pun memahami apa maksud Alfa. Ia menanggalkan semua pakaian yang dikenakannya, lalu merebahkan tubuh bugilnya yang mulus di rumput dengan beralaskan pakaian yang telah dilepasnya tadi.

Mulut Alfa langsung menyergap payudara Pratiwi yang berukuran besar laksana buah pepaya bangkok tapi tampak kenyal dan kencang. Lidahnya menjelajahi setiap inci bagian payudara temannya yang memang indah dan membusung itu, termasuk celah-celah yang membelah kedua bukit kembar dengan ujungnya yang mencuat tinggi itu. Dengan mahir Alfa menggesek-gesekkan ujung lidahnya yang basah ke ujung puting susu Pratiwi yang tinggi dan keras, membuat Pratiwi menggerinjal keras sementara mulutnya mendesis-desis bak ular yang siap menerkam mangsanya. Sementara tangan kirinya menelusuri selangkangan Pratiwi. Ia mempermainkan clitoris memerah yang ada di bibir vagina Pratiwi. Diusap-usapnya daging kecil pembawa nikmat itu dengan halusnya dengan jari tengahnya. Diimbangi dengan gerakan naik-turun pantat Pratiwi yang bahenol itu. Kemudian dengan sekali gerakan, Alfa menyodokkan jari telunjuk, jari tengah, dan jari manisnya sekaligus ke dalam vagina Pratiwi, membuat tubuh temannya ini terhentak keras ke atas. Pratiwi tampak memejamkan matanya merasakan kenikmatan yang tidak bisa ditandingi oleh apapun di dunia ini ketika Alfa memainkan ketiga jarinya itu masuk-keluar vagina Pratiwi, makin lama makin cepat. Menyaksikan pemandangan yang indah ini, insting kelaki-lakian saya mendorong saya menghampiri kedua cewek yang tengah dilanda nafsu birahi itu.

Dengan sedikit rasa takut dan ragu-ragu, saya pegang pinggang Alfa. Setelah menyadari tidak adanya penolakan, membuat rasa keberanian saya timbul, ditambah oleh rasa aneh di selangkangan saya yang sudah minta untuk dilampiaskan. Saya membuka retsleting celana panjang Alfa kemudian saya turunkan celana panjang itu berikut celana dalam yang dipakainya sampai sebatas mata kaki. Seketika itu juga tercium aroma khas nan segar dari selangkangan Alfa yang terpampang bebas. Tanpa menunda-nunda lagi, saya segera menghunjamkan penis saya ke dalam vagina Alfa dengan keras dari belakang, membuat cewek itu menjerit kecil, "Ouuhh.." "Ah.., terusin.., lebih kencang.., lebih dalam..,. Ouhh..", Desah-desahan penuh kenikmatan dari Alfa membuat saya tambah bernafsu. Saya semakin mempertinggi intensitas masuk-keluarnya gerakan penis saya di dalam vagina Alfa, mengakibatkan tubuh molek gadis itu berguncang-guncang dengan keras.

Kedua payudaranya yang menggantung molek di dadanya dan ikut bergoyang-goyang mengimbangi guncangan tubuhnya sedang dilumat oleh Pratiwi. Puting susunya yang menjulang itu tengah diisap-isap oleh temannya, semakin membuat Alfa mendesah-desah hebat. Sementara di bagian bawah, saya masih mempermainkan penis saya terus-menerus di dalam vaginanya, membuat Alfa kehilangan keseimbangan. Tubuhnya yang putih dan mulus jatuh menindih tubuh Pratiwi yang ada di bawahnya. Namun ini tidak menghentikan permainan kita. "uuh.., Kak.., Saya sudah mau keluar.., Mau.., di dalam.., atau.., di luar..?", Saya merasakan sudah tidak mampu lagi menahan gejolak yang ada di burun saya. "hh.., Di dalam aja.., Ouhh..", jawab Alfa sambil terus menggerinjal.

 Akhirnya permainan kita usai sudah, diakhiri dengan ditembakkannya lagi cairan-cairan kental berwarna putih dari penis saya ke dalam vagina Alfa. Saya dengan penis masih berada di dalam vagina Alfa terkulai lemas di samping tubuh cewek itu yang dengan lemas masih menindih tubuh Pratiwi yang kelihatannya kurang puas. "Kamu masih punya hutang lho sama gue", kata Pratiwi mengingatkan saya. Saya tidak menjawab, hanya mengangguk saja. Lima menit lamanya kami terdiam. Setelah itu kami bangkit dan membereskan pakaian kami kembali, bersamaan dengan selesainya acara briefing malam itu.

Dengan mengendap-endap setelah menengok ke sekeliling terlebih dahulu kami bertiga keluar dari tempat persembunyian kami, kemudian dengan perasaan sepertinya tidak pernah terjadi apa-apa, kami kembali ke tenda kami masing-masing untuk bergabung dengan teman-teman lainnya. "Eh, kamu tadi ngapain bertiga sama Kak Tiwi dan Kak Alfa?", tanya salah seorang teman saya satu tenda. Saya hanya tersenyum penuh arti.

Ada Stok GANJA
Menjual GANJA ACEH
Untuk Pengobatan Herbal di:
http://toko-ganja.blogspot.co.id
Share:

Kamis, 03 Januari 2013

ANEKA CERITA- KISAH MINAH SEORANG PEMBANTU ABG

Aneka Cerita-Kisah ni berlaku masa aku umer 18, waktu tu aku baru balik cuti semester 'U'. Entah macam mana bila aku sampai je rumah semua tak de orang. Yang ada cuma Minah, pembantu rumah aku je. 



Dia bagitau ayah aku balik kampung. Aku pun suruh minah buat air. Lepas minum aku pun masuk ke bilik aku. Lepas mandi semua aku pun keluar ke ruang tamu. Tengok movies 'Basic Instinct'. Entah macam mana aku rasa stim pulak.

Lepas tu aku pun panggil minah. Aku cakap aku lengoh. minta talong urut. Sambil urut tu aku pun tukar blue film yang aku beli kat petaling street. Dalam film tu aksi senggama sedang hebat. Aku tengok minah resah je. Lepas tu aku pelan pelan pegang tangan dia. Dia diam je

Lepas tu aku pun pegang punggung dia dan usap pipi dia. Aku pun cium pipi, bibir dan lidah. Sambil tu aku hisap lidah dia.Tangan aku meraba raba kat buah dada minah, Aku rasa seronok pulak ramas buah dada tu

Aku ajak minah masuk bilik aku. Dia pun ikut. Aku susuh dia tanggalkan baju dan dia turut je . Minah tak pakai coli rupanya. Putihnya tetk minah. Akupun usap ,hisap dan jilat buahdad minah. Aku suruh dia bukak kain tapi dia tak nak . Aku pun raba punggung dia dan tanggalkan kain batik dia. 

Tanpa membuang masa aku jilat kelankang minah, masa tu dia pakai seluar dalam lagi. Tak lama lepas tu minah merengek rengek. Aku pun buka seluarnya dan raba kemaluannya dengan tangan, lepas tu dengan lidah. Minah tak tahan dah aku suruh dia hisap batang ku. Dia ikut. 

Kemudian aku suruh minah telentang, Aku bukakan kangkangnya dan main kemaluannya dengan tangan. Ada cecair keluar dari pantatnya. Aku pun pelan pelan masukkan batangku dan hayun keluar masuk , keluar masuk. ....
 .....
....
Bila nak pancut aku cabut batang ku dan terpancutlah ke cadar aku . Lepas tu aku bagi hadiah minah RM50. Terpaksalah minah basuh cadar tu. 

Malam tu aku tidur bilik minah. Biasalah buat projek lagi. Kadang Kadang sengaja aku malas ikut parent aku keluar dinner, lebih baik aku duduk rumah banyak benda berfaedah aku boleh buat.

Sampai sekarang aku selalu buat projek dengan minah . 
Share:

ANEKA CERITA-CERITA PARTY SEX ABG



Aneka Cerita-Aku macam kena kejutan letrik dan batangku menggeletar sendiri bila diramas begitu. Sedar-sedar aku rasa batang aku panas dikulum dan dimain-main dengan lidahnya dengan halus dan lembut. Aku hampir mengerang kegelian dan kenikmatan. Siapa yang dah rasa akan tahulah nikmatnya dan kelazatan yang aku rasakan, hingga batangku yang keras mencanak mengembang di dalam mulutnya dan kepala butuhku mencecah pangkal tekaknya.

Tapi Shikin seolah-olah berpengalaman.. Dengan bersahaja dia menekan perlahan-lahan membolehkan anak tekaknya terbuka sedikit meloloskan kepala butuhku memasuki ruang di dalam tekaknya. Aku rasa ketat dan panas di dalam, dan aku rasa batangku berada dalam mulutnya hingga ke pangkal dimana bibir merahnya sudah kini mencecah buah pelirku.

Aku merasakan kegelian nikmat yang amat sangat bila Shikin menyorong tarik mulutnya keluar dan masuk semula sedalam-dalam sepanjang batangku. Hampir sepuluh minit dia melakukannya. Akhirnya tibalah saat yang kuidamkan selama ini..

Shikin seperti memahami kehendakku. Tanpa membuang masa dia terus berbaring menunggu aku menjolok pantatnya tapi aku bagi isyarat suruh dia menonggeng. Posisi ini yang paling aku minat kerana aku dapat rasa batang aku masuk paling jauh ke dalam pantat.

Aku berdiri di pinggir katil dan batangku yang garang tu mencari sasarannya yang telah berlendir dan kulihat cecair putih membasahi seluruh bahagian lubang pantat hingga ke lubang jubur dan peha. Tanganku menyelak lubang yang ternganga dan tertonggeng, terus kujunamkan balakku menerobos masuk. Shikin terjerit bila aku hempaskan batangku sejauh mungkin meneroka isi perutnya.

"Ohh..!! Bangg..!!", hanya itu rengekan Shikin menikmati batang lelaki yang keras dan panjang itu meneroka lurah pantatnya.

Tanganku kemas mendakap pinggang yang ramping seakan aku sedang menunggang seekor kuda liar. Aku menarik dan menolak pinggang Shikin mengikut irama pergerakkan batangku keluar masuk. Sesekali punggung yang montok tu aku tepuk. Merah punggungnya aku kerjakan. Aku lihat tangan Shikin mencengkam cadar bila aku merancakkan pergerakkan sorong tarikku.

Mulutnya meraung dan kepalanya bergoyang seperti dipukul ribut. Kemutan pantatnya semakin kuat dan bunyi air pantat semakin kuat dan becak. Air pantat memercik sehingga meleleh ke pangkal pehaku dan menuruni peha Shikin bila pangkal batangku terhempas ke atas permukaan pantatnya. Shikin klimax dua kali aku kerjakan seperti itu.

Setelah puas aku mendera Shikin dengan cara doggy aku pun mencabut batangku dan menolak tubuhnya sehingga telentang. Tanpa berlengah aku menyorong sebiji bantal ke bawah punggung Shikin. Selepas itu dengan bangga sekali batangku terus menyelamkan masuk kepala takuk aku hingga ke dasar paling jauh di lubuk pantat adik iparku itu.

Muka Shikin berkerut menahan tujahan batangku, giginya terkancing rapat dan tangannya menggenggam cadar dengan kemas seakan tidak mahu dilepaskan. Kemudian aku capai kedua kakinya dan aku sangkutkan ke atas bahuku. Aku mula menghayun dengan tenang dan setiap kali aku menekan sehingga santak, gigi dan muka Shikin pasti berkerut menahan kesedapan.

Aku menjadi ganas seperti singa nak telan naga dan aku dah tak peduli dengan rengekan Shikin lagi. Hayunanku yang kencang membuatkan Shikin terketar-ketar dan suaranya tersekat-sekat sambil tangannya terkapai-kapai di udara mencari sesuatu untuk di pegang. Aku rasakan kemutan pantat Shikin seperti hendak memecahkan batangku dan bunyi air pantat bila kena asak berdecap-decup.

Kegelian telah berada di puncak kepala dan aku merasakan baki air maniku telah hampir sampai ke halkum takukku. Peluh menitis dari dagu dan dadaku jatuh tepat ke atas buah dada Shikin yang masih merah dan membengkak. Badan Shikin juga berminyak-minyak. Dia sudah seperti histeria aku kerjakan dan pantatnya bukan setakat berbuih tapi dah meletup-letup aku kerjakan selama sejam lebih.

"Ohh..! Nngg..!!" keluhan dan erangannya semakin lama semakin kuat.

Aku berjuang hampir empat puluh minit sebelum aku memuntahkan saki-baki air maniku di atas perutnya. Akhirnya kami terdampar keletihan.. Aku tanya adik iparku ini macam mana permainanku.

"Ohh.. Bang.. Sedapp..", jawab Shikin.

Jam hampir dua petang bila Shikin membisikkan kepadaku yang dia harus pergi bekerja. Selamba dia bangun dari atas katil lalu menuju ke bilik air. Aku segera mengekorinya dan terus masuk ke bilik air bersamanya. Dalam bilik air aku mengongkeknya sekali lagi.

Batang yang mulai tegang kutujah tepat ke peha Shikin. Mulutku mencari sasaran pertama iaitu teteknya yang masih gebu dan bulat lagi. Tanpa bersusah payah aku nyonyot putingnya dalam suasana air sejuk yang membasahi kami berdua dari shower yang terpasang. Dari puting kiri ke puting kanan mulutku beralih. Mata Shikin terpejam.

Setelah puas mengerjakan buah dadanya yang pejal tu sehingga bengkak menegak, aku terus duduk mencangkung dan menjilat pantat Shikin. Lidahku menjalar mencari sasaran dan kaki Shikin terangkat sebelah bila lidahku menjolok masuk ke dalam lubang pantatnya.

Aku merasa air mazinya bercampur mandian kami masuk ke dalam halkumku. Aku dah tak tahan beraksi sambil mencangkung dalam hujan tu lalu aku mengangkat Shikin ke atas pelantar sinki dan membiarkan kakinya terjuntai serta badannya bersandar ke cermin dinding.

Tanpa membuang masa kaki Shikin aku kuak seluas mungkin dengan tanganku. Lidahku terus menyeludu pantatnya yang telah ternganga. Bila saja lidahku tersentuh pada bibir pantat yang dah berair tu Shikin terus mengeluh dan tersandar pada cermin besar di dinding bilik air tu. Kerjaku menjadi lebih mudah kerana Shikin sendiri mengoyak lubang pantatnya dengan kedua tangan sambil mulutnya bersiul menahan kesedapan.

"Oohh.. Bangg.. Sedapp..!!", kata Shikin sambil mengerang.

Jilatanku yang powerful tu membuat Shikin mengerang tak sudah dan untuk menambahkan lagi perisa aku menjolokkan jari hantuku hingga pupus ke dalam lubang pantat yang dah penuh dengan air dan berdenyut keras. Aku sorong tarik jari hantu sehingga tapak tanganku pun dipenuhi air pantatnya yang meleleh.. Tiba-tiba Shikin menjerit kuat dan panjang..

"Aarrgghh.. Arrgghh..", erangan dan rintihan saling berganti.
"Prraatt.. Pprriitt.. Ppraatt..", bunyi pantat Shikin.
"Cepat le masuk Bangg.!! Ikin dah tak tahan..!!" rintih Shikin menggigil-gigil bunyinya.

Aku mencabut jariku dari celah lubang yang penuh air dan aku menyelak kangkang Ina dengan lebih luas dan menyuruhnya menyandar lebih rendah lagi ke belakang. Tujuanku nak hirup habis semua air yang meleleh keluar sebelum aku palam pantat dia kat atas pangkin singki tu.

Bila je lidah aku merayap sampai ke bibir lurahnya, erangan sedap bertukar bunyi menjadi tangisan.., aku lihat dia menggigit tangannya sendiri menahan kesedapan dan kegelian. Badannya menggigil dan berombak-ombak. Dua minit je kena jilat kat lubang pantatnya dia climax lagi.

Aku berdiri semula dan tubuh Shikin aku tarik supaya tegak semula. Tanpa minta izin aku terus sumbatkan batang balakku yang berukuran 6 inci tepat ke sasaran yang memang dah menunggu untuk di bajak. Mulut Shikin terlopong lagi bila aku sumbatkan habis batang aku ke dalam liang pantatnya untuk kali kedua. Kakinya terus memaut pinggangku dengan kemas dan tanganku pula menggenggam punggungnya yang montok itu.

Aku dan Shikin dapat melihat dengan jelas batang aku keluar masuk dari liang pantatnya. Bila aku tarik keluar batang aku yang nala tu, tersembul keluar lidah kelentit Shikin beserta isi-isinya dan bila aku tekan mata Shikin pun ikut terpejam sama. Pantat tu dah berbuih aku kerjakan dan Ina makin kuat erangannya..

Aku lihat dia dah klimax empat lima kali tapi aku masih steady lagi. Saja aku mainkan dia sebab bila aku rasa nak terpancut aku berhenti sekejap untuk menjilat pantat dia yang dah banjir tu. Bila dia naik terketar-ketar, aku palam balik pantatnya dengan batang aku. Waahh.. Semakin gila Shikin bila aku buat begitu.

Jilat, main, jilat, main silih berganti. Akhirnya aku memancutkan air maniku ke atas peha Shikin kerana sudah tidak tahan.. Lagipun aku kesian kan dia kerana nak pergi kerja pula. Pukul dua setengah petang barulah Shikin siap untuk pergi kerja dan aku menghantarnya hingga ke kilang sebelum menjemput bapanya dan keluargaku.


E N D

Share:

ANEKA CERITA-KISAH SEX GADIS SEXY

Aneka Cerita-Namaku Nadya. Aku adalah gadis keturunan chinese yang berkulit kuning langsat. Badanku tidak terlalu tinggi hanya sekitar 155 cm dan berat 45 cm. Payudaraku berukuran sedang, sekitar 34B. Usiaku sekarang 22 tahun dan aku tinggal di pinggiran kota Jakarta

Aku sebenarnya bukanlah wanita penggoda. Cuman aku sering mendengar dari teman-teman kuliahku bahwa aku termasuk cewek yang berpenampilan sexy dan sering membuat para cowok turun naik jakunnya. Terlebih aku suka memakai kaos longgar, sehingga jika aku menunduk sering terlihat gundukan payudaraku yang terbungkus bra hitam kesukaanku.

Di rumahku sendiri, setiap habis mandi, aku selalu hanya membungkus tubuhku menggunakan kimono mandi warna biru muda berbahan handuk. Seringkali karena habis tersiram air yang dingin, membuat puting susuku tercetak di balik kimono. Kamar mandiku sendiri terletak di ruang tamu, dan sering pada saat aku mandi, pacar ciciku datang sedang ngapelin ciciku. Walau aku tidak pernah berpikiran ngeres, tapi sering aku melihat pacar ciciku menelan ludah jika melihat aku habis mandi hanya berbalut kimono itu.

Ayahku adalah seorang penyalur TKI yang akan diberangkatkan ke luar negeri. Sering kali ada TKI baik pria maupun wanita menginap di rumah sebelum diberangkatkan ke luar negeri. Hari Minggu kemarin papa baru saja membawa pulang 3 orang TKI pria berusia sekitar 20 tahunan yang kuketahui bernama Maman, Yadi, dan Mulyo. Mereka bertiga orang desa yang bertubuh kekar dan berkulit gelap. Mereka sedang menunggu akan berangkat ke Malaysia.

Pagi itu hari Senin, aku sendirian di rumah bersama ke 3 orang calon TKI itu. Mamaku sedang pergi ke Jakarta bersama papaku ada keperluan mendadak. Sementara ciciku pergi bersama pacarnya entah kemana.

Aku waktu itu habis beraerobik ria di rumah, dan kemudian ingin mandi. Seperti biasa kubawa saja kimono biruku ke kamar mandi. Dan setelah aku beberapa saat aku selesai mandi, maka kubalut tubuh telanjangku itu dengan kimonoku tanpa apa-apa lagi di baliknya.

Kemudian aku berjalan ke halaman belakang hendak menjemur pakaian dalam yang baru kupakai semalam untuk tidur. Kulihat para TKI itu sedang menikmati sarapan pagi. Mereka menyapaku ramah.

Kulihat mereka memandangiku saat aku memeras BH hitam dan celana dalam kuningku yang sexy itu. Sebenarnya aku risih juga dilihatin begitu, tapi aku pikir tanggung, sebentar lagi aku akan kekamar untuk ganti pakaian. Maka aku kemudian menjemur pakaian dalamku itu. Pada saat aku berjinjit untuk menaruh pakaian dalamku di jemuran, tak terasa kimonoku sedikit tertarik ke atas, padahal kimono itu hanya sepaha. Maka, tak elak lagi, bulu bulu vaginaku yang tidak tertutup itu sedikit kelihatan membuat mereka melotot.

Tapi aku tak menyadari hal itu, kemudian aku berbalik dan masuk ke kamar. Kamarku sendiri ada jendela besar ke halaman belakang. Aku ingat ada para TKI itu, maka korden aku tutup, namun rupanya tidak tertutup rapat dan masih bisa kelihatan dari halaman belakang.

Aku melepas kimonoku, dan mulai melotioni tubuh telanjangku ini. Aku tak sadar ada 3 pasang mata yang melotot memandangi tubuh telanjangku ini. Beberapa saat kemudian aku baru sadar saat melihat bayangan di cermin. Maka aku berteriak dan segera menutup payudara dan kemaluanku dengan tangan.

Ketiga TKI itu segera lari dan masuk ke kamarku yang memang tak pernah kukunci. Aku kaget melihat mereka bertiga masuk ke kamarku.

�Non, kami sudah melihat tubuh non yang mulus itu. Sebaiknya non tidak usah melawan karena di sini tidak ada siapa-siapa lagi � kata Mulyo cengengesan. Aku masih berusaha galak dan menyuruh mereka keluar.

Namun Maman dan Yadi segera maju dan memegangi tanganku. Kemudian aku mereka banting di ranjang. Aku kemudian berpikir daripada aku melawan malah mendapat celaka, maka lebih baik aku pasrah saja dan tidak melawan.

�Sabar-sabar, jangan pada main kasar gitu donk. Saya kan belum pernah gituan� pelan2 kek� tegurku.

Mereka kemudian tidak lagi beringas, dan mendekatiku. Maman segera memelukku dan menciumi bibirku dengan ganas. Mula-mula aku berusaha menolak bibirnya yang bau itu, namun saat Yadi mulai menjilati payudaraku, dan Mulyo mulai mengelus-elus bibir vaginaku dengan tangannya yang kasar itu, aku mulai terangsang dan bibirku mulai membuka untuk membalas serbuan bibir Maman yang tangannya sibuk meremasi pantatku yang bulat itu.

Tanganku mulai meraba-raba celana mereka. Dan Yadi berinisiatif membuka celananya dan menyodorkan kontolnya yang lumayan besar itu ke tanganku. Aku agak kaget melihat kontol pria sebesar itu. Aku sudah sering melihat kontol milik pacar-pacarku namun tidak ada yang sebesar itu. Apalagi Maman dan Mulyo menyusul bugil. Ternyata kontol mereka begitu besar.

Aku sempat ketakutan, namun dengan halus, Mulyo memegang tanganku dan menaruhnya di batang penisnya. Akupun perlahan mulai mengelus penisnya. Maman melanjutkan menyusu di payudaraku yang montok itu.

Aku yang sudah makin terangsang, mulai bergantian menjilati batang penis Mulyo dan Yadi secara bergantian, sementara Maman kini mulai menjilati klitorisku yang memerah.

Tiba-tiba aku merasa ingin pipis dan akhirnya keluar cairan banyak dari vaginaku. Ketiga cowok itu segera saja berebut menjilati vaginaku sampai aku kegelian.

Yadi kemudian menelentangkan aku di ranjang. Aku merasa inilah saatnya aku akan kehilangan keperawananku. Saat Yadi menempelkan kepala kontolnya yang besar itu di bibir vaginaku aku sempat berusaha menolaknya. Namun dari belakang Mulyo mendorong Yadi sehingga kontolnya langsung amblas ke memekku. Aku menjerit kesakitan.

Namun Mulyo segera berinisiatif menjilati puting payudaraku sehingga aku kegelian. Yadi sendiri perlahan mulai menarik majukan kontolnya sehingga aku merasakan kegelian yang amat sangat di lubang vaginaku. Terasa kontolnya memenuhi lubang vaginaku.

Tiba-tiba sambil memelukku, Yadi menggulingkan aku sehingga aku berada di atasnya. Mulutnya segera menyerbu ke puting payudaraku yang menggantung bebas. Belum sempat aku berpikir tiba-tiba dari belakang Mulyo menyodokkan kontolnya yang besar itu ke dalam lubang anusku. Aku yang berteriak kesakitan, segera disumpal mulutku dengan kontol Maman samai aku nyaris muntah.

Kini dalam keadaan menelungkup, ketiga lubangku sudah dimasuki kontol yang berbeda. Namun aku merasakan sensasi yang luar biasa. Seluruh tubuhku serasa dilolosi. Aku mengalami orgasme sampai 3 kali.
Akhirnya aku merasa ingin orgasme lagi, dan bersamaan dengan orgasmeku, kurasakan Yadi menyemprotkan banyak sekali spermanya di dalam memekku. Kemudian aku jatuh lunglai di pelukan Yadi.

Mulyo kemudian segera menarikku duduk di pangkuannya sambil kontolnya masih menancap di lubang anusku. Dari belakang ia meremas-remas payudaraku yang berguncang-guncang. Maman yang belum klimaks, segera menyodokkan kontolnya ke dalam vaginaku yang nganggur itu.

Aku benar-benar sudah merasa kepayahan, hingga akhirnya aku merasa ingin keluar lagi. Tak lama kemudian aku benar-benar tak tahan lagi dan akhirnya aku menyemprotkan cairan orgasmeku yang kelima. Maman tak lama kemudian menyusul menyemprotkan maninya di dalam memekku.

Mulyo rupanya memang yang terkuat di antara mereka. Dia belum keluar, sehingga dia kemudian menunggingkan aku dan kontolnya pindah ke vaginaku. Dari belakang aku disodoknya sambil tangannya memeras-meras payudaraku.

15 menit kemudian dia akhirnya mencapai klimaks dan aku pun juga mencapai orgasmeku lagi. Kami berempat akhirnya lunglai di atas ranjang.

Kulihat jam, ternyata sudah hampir 2 jam kami melakukan pesta sex. Aku kemudian mengajak mereka untuk mandi bersama karena aku khawatir sebentar lagi papa mamaku pulang. Kemudian kami berempat mandi bersama. Di kamar mandi ketiga laki-laki itu selalu berebutan untuk menjamah tubuhku yang mulus ini.

Sungguh pengalaman ini tak terlupakan bagiku dan aku mulai mengerti nikmatnya sex sejak itu. Lain kali akan kuceritakan pengalamanku bersama tetanggaku.

Sejak peristiwa itu, aku merasa agak bersalah kepada pacarku, yang justru terhadapnya aku belum pernah berhubungan sex. Paling-paling hanya sebatas saling menjilat kemaluan sampai kami sama-sama klimaks.

Pagi itu, aku lupa hari apa, aku masih tertidur di ranjangku, yang kebetulan sekamar dengan orang tuaku. Kata orang tuaku sich, kami tidur seranjang untuk menghemat biaya AC yang cukup mahal itu. Saat itu aku memakai baju tidur satin warna pink yang tidak berlengan. Di dalamnya hanya mengenakan celana dalam warna kuning yang mini, sehingga kalau ada pria yang melihat pasti akan terangsang melihatnya.

Hari itu, mama dan papaku kembali sedang pergi ke Jakarta. Sedang ciciku sudah ke kantornya. Memang sudah kebiasaan di rumahku, jika ada orang di rumah, pintu depan tidak pernah terkunci, hanya dirapatkan saja.

Pagi itu, aku tidak tahu bahwa mamaku memanggil tetanggaku Benny yang tukang servis AC itu, untuk menservis AC di rumah. Benny adalah seorang cowok chinese yang wajahnya jauh dari tampan. Rambutnya agak botak. Tubuhnya tinggi. Usianya tak jauh beda dari ciciku. Katanya sich dia pernah naksir aku.

Pagi itu, sekitar jam 8, Benny datang ke rumahku membawa peralatan hendak menservis AC. Dia mengetuk pintu namun tak ada jawaban karena aku masih pulas tidur di kamar. Maka dia memberanikan diri, karena sudah kenal, masuk ke rumah.

Waktu dia mendekati kamarku, rupanya mamaku lupa merapatkan pintu kamar, hingga agak terbuka sedikit. Benny tanpa kusadari membuka pintu itu pelan-pelan. Aku saat itu sedang tertidur pulas tanpa ditutupi selimut. Baju tidurku juga sudah tersingkap sampai di pusar, sehingga celana dalamku yang berwarna kuning menyala itu terpampang bebas di hadapan Benny.

Aku merasa ada tangan yang meraba-raba pahaku. Namun aku saat itu sedang memimpikan bersetubuh dengan pacarku. Saat tangan itu membelai-belai selangkanganku yang masih tertutup CD itu, aku merasa bahwa itu adalah jilatan-jilatan dari pacarku.

Kurasakan tangan itu semakin berani merabai tubuhku. Diselipkan jarinya dibalik Cdku yang sudah mulai basah itu. Diraba-rabanya bibir vaginaku dari luar.

Tiba-tiba di halaman belakang ada suara genteng jatuh sehingga aku terkaget dan terbangun. Lebih kaget lagi saat kulihat Benny sedang mempermainkan vaginaku dengan jari-jarinya sambil cengegesan.

�Pagi Dya, sorry gua masuk tanpa permisi, abis ngga ada yang bukain pintu. Pas gua masuk eh gua liat lu lagi bobo dengan baju seksi gini.� �Gua ngga tahan kalo liat lu begini�

Aku berusaha menolak Benny, tapi tangannya kuat mencengkeram bahuku sambil jari tangan yang satunya sibuk mengorek-ngorek isi vaginaku dari balik Cdku yang sudah basah itu.

Aku merasakan geli yang amat sangat, namun aku juga tak begitu rela disetubuhi oleh si Bandot ini.

�Sudah Ben� gua ngga tahan nich� entar ketahuan orang ngga enak � kataku sambil berusaha memegang tangannya. Namun dia tetap bertahan �Tenang aja Dya, bentar lagi pasti enak koq�. Ayo lah� kita kan udah kenal lama, sekali-sekali kasih donk gua kesempatan�� kata Benny sambil terus mengorek-ngorek vaginaku.

Tak lama kemudian aku merasakan akan orgasme, sehingga pahaku menjepit kuat tangan Benny yang ada di selankanganku. Kira-kira 5 menit kemudian aku merasakan ada cairan yang keluar deras dari vaginaku. Aku jadi lemas karenanya dan telentang tak berdaya, pasrah membiarkan apa yang akan dilakukan Benny.

Benny kemudian menaikkan dasterku ke atas hingga lewat kepala dan membuangnya entah kemana. Dia tersenyum mesum melihat payudaraku yang terpampang bebas dengan putingnya yang merah kecoklatan itu.

Dia segera mengenyot payudara kananku, sambil lidahnya bermain-main di atas putingku. Tangan kanannya perlahan-lahan melorot Cdku hingga bugil. Kemudian jari-jarinya kembali ditusuk-tusukkan ke dalam vaginaku yang sudah becek itu. Mulutnya berganti-ganti mengenyot kedua payudaraku.

Aku yang sudah terangsang itu tak sadar mulai mengelus-elus kepala Benny yang botak itu seperti kekasihku. Padahal sebelumnya aku sama sekali tak kepengen disentuh Benny. Namun Benny sungguh sangat pandai menaikkan nafsuku.

Kemudian Benny melepas seluruh pakaiannya hingga terlihatlah kontolnya yang berukuran sekitar 18 cm dengan diameter 4 cm itu. Dia menyuruhku untuk menjilatnya.

Mulanya aku menolak karena kontol itu agak bau, namun dia menjejalkan kontolnya ke mulutku hingga aku mulai mengemutnya. Kepalaku digerakkannya maju mundur seperti sedang dientot oleh kontolnya.

Tiba-tiba aku dikagetkan oleh suara. �Wah, lagi apa nich� lagi asik ya� ikutan donk�� Kami berdua menoleh. Rupanya Bang Man, sopir tetanggaku masuk ke dalam rumahku yang tak terkunci itu. �Sorry non, tadinya mau minjem tangga, eh ternyata lagi pada asyik�.� Kata Bang Man.

Aku merasa kepalang basah, maka mendiamkan saja keadaanku yang sedang bugil bersama Benny. Kulihat Bang Man segera melepas celana panjang dan Cdnya. Kontol Bang Man sedikit lebih panjang dari Benny tapi lebih kurus. Selain itu warnanya juga hitam.

Kini kedua pria itu mendekatkan kontol mereka ke bibirku. Sambil terus mengocok kontol Benny yang sudah tegang itu, kontol Bang Man yang masih lemas itu mulai kujilat-jilat. Perlahan tapi pasti kontol itu mulai menegang, hingga akhirnya sama tegangnya seperti kontol Benny.

�Bang, aku udah ngga tahan� langsung masukin aja ya� Ben, elu masukin dari bawah aja dech..� kataku kepada keduanya.

Benny kemudian menelentang hingga kontolnya mengacung tegak ke atas. Perlahan aku naik ke atas tubuh Benny dan memasukkan kontolnya ke vaginaku.

Mula-mula agak sakit, namun Benny menghentakkan tubuhnya ke atas hingga blesss�. Kontolnya langsung masuk ke dalam lubang memekku.

Aku perlahan-lahan mulai menaik turunkan tubuhku. Tak terlalu susah karena vaginaku sudah basah. Aku merasakan kegelian yang amat sangat saat kontol Benny keluar masuk tubuhku.

Tiba-tiba Bang Man memaksaku agak menelungkup. Kemudian� blesss�. Kurasakan kontolnya yang panjang itu menyodok lubang pantatku hingga aku agak terdongak ke atas. Bang Man segera menjambak rambutku dan menjadikannya sebagai pegangan.

Aku semakin kegelian karena payudaraku yang tergantung bebas itu dijilat-jilat Benny dari bawah. Sungguh sensasi yang luar biasa. Saat Bang Man menyodokkan kontolnya, saat itu pula kontol Benny tertanam makin dalam ke liang vaginaku. Aku sampai dibuat orgasme 2 kali.

15 menit kemudian mereka berganti posisi. Benny masih menelentang, namun dia mendapat jatah lubang duburku. Sementara itu dari depan, Bang Man menyodokkan batangnya kedalam vaginaku yang sudah becek. Bang Man menggenjot kontolnya maju mundur dengan cepat sambil tangannya berebutan dengan tangan Benny meremasi payudaraku.

Aku dibuat menggelinjang kesana kemari oleh terjangan dua cowok ini, hingga akhirnya aku tak tahan dan orgasme untuk entah yang keberapa.

Tak berapa lama kurasakan kontol Benny berdenyut-denyut, dan dia mencengkeram keras payudaraku. Dia kemudian menyemprotkan spermanya banyak sekali di dalam duburku.

Rupanya Bang Man masih perkasa. Tanpa mempedulikanku yang kecapean, dia segera memangkuku, sambil kontolnya naik turun menusuk vaginaku. Bibirnya yang hitam itu sibuk mengenyot-ngenyot putting susuku hingga aku kegelian.

Akhirnya aku kepengen orgasme lagi. � Bang� aku mau keluar lagi�� �Tahan non, abang juga dah mau nyampe� barengan aja �

Akhirnya kurasakan aku mulai mengejang, Bang Manpun juga demikian. Akhirnya pertahananku jebol. Dari vaginaku keluar cairan banyak sekali. Tak lama kurasakan Bang Man juga menyemprotkan banyak sekali air maninya ke dalam vaginaku.

Kami berdua kecapean hingga telentang di ranjang. Rupanya Benny sudah bangkit lagi. Hingga tanpa memberiku waktu istirahat, dia segera menancap vaginaku.

Hari itu, kami bertiga bermain sex sampai kira-kira hampir sore. Aku merasa sangat kelelahan sekali, namun juga sekaligus puas sekali. Ini adalah pengalamanku yang sangat hebat.

�Nadya, elu sungguh hebat, kapan-kapan kita main lagi ya� kata Benny sebelum pulang sambil menciumku. Dalam hati aku hanya bisa mendongkol. Enakan di dia, ngga enak di guanya, gerutuku dalam hati.

TAMAT


Share:

Rabu, 02 Januari 2013

ANEKA CERITA-SISWI SMP DIPERKOSA SAMPAI KEENAKAN

ANEKA CERITA-Singkat cerita langsung aja ke TKP..."Ayo Linda, kamu maju kedepan dan kerjakan tugas ini dipapan," perintah Mardi pada muridnya. Pagi itu Mardi mengajar matematika untuk kelas satu. Jumlah murid kelas 1A hanya 30 orang, yang cowok 10 dan cewek 20. Begitu dapat perintah Mardi, Linda maju kedepan untuk mengerjakan perintah Pak guru Mardi.


"Sudah pak.., sudah selesai," kata Linda setelah mengerjakan tugas dipapan tulis. Mardi bangkit dari duduknya, dan mengamati tugas yang dikerjakan Linda.

"Wah., kamu ini pasti tidak pernah belajar ya? Kok ini salah semua.. Sini kamu Linda, bapak beri hukuman," Mardi sedikit melotot meminta muridnya mendekat.

Linda adalah gadis ABk.. Tok," pintu rumah terdengar ketukan.
"Eh kamu Linda.. Kok cantik sekali kamu..," Mardi menyambut Linda dengan genit.
"Jadi kan bapak kasih ilmunya?" tanya Linda dimuka pintu.

"Jadi dong, ayo masuk kamu," Mardi menuntun Linda masuk kerumahnya, setelah itu pintu utama ditutup rapat. Linda pakai rok sekolah sebatas lutut dipadu kaos ketat warna pink, membuat susu yang baru tumbuh nampak tersembul kedepan.

"Nah sekarang bapak mau kasih rahasia pintar, tetapi kamu janji dulu untuk tidak cerita kepada siapapun. Soalnya, kalau murid yang lain tahu mereka akan cemburu dan minta ilmu itu juga, nanti kamu banyak saingan dan susah jadi juara, mau kan?" kata Mardi.

"Iya.. I.. Iya Pak saya janji," jawab Linda lugu.

"Oke kalau begitu, sekarang kamu duduk disini ya, biar bapak kasih ilmunya," Mardi menyuruh Linda duduk di bangku kayu, Linda menurut saja.

Setelah Linda duduk, Mardi mendekat dan berbisik-bisik ketelinga kanan Linda.

"Kalau mau pintar, telingamu harus dijilati seperti ini," kata Mardi, lidahnya langsung menyapu daun telinga Linda berkali-kali sambil tangannya memegangi kepala Linda.

"Aduh.. Geli Pak guru.. Geli sekali," Linda kegelian berusaha berontak.

"Geli ya?, ya memang begitu, tahan sedikit ya," Mardi berhenti sebentar untuk meyakinkan Linda, tapi jilatan itu dilanjutkan lagi setelah Linda mengangguk. Puas menjilati telinga Linda, jilatan Mardi turun keleher Linda, dan tangannya ikut turun juga mengusap dan sedikit meremasi susu baru tumbuh milik Linda.

"Engghh geli Pak guru..," Linda menepis tangan Mardi, Mardi pun menghentikan aktifitasnya.
"Eh kamu ini gimana sih? Mau pintar apa tidak?" kata Mardi sedikit melotot dan berlagak marah. Linda jadi takut.
"Iya pak, mau," jawab Linda tertunduk.

"Baiklah, telingamu sudah bapak bersihkan. Nah sekarang kamu buka bajumu dan mandi gih di kamar mandi itu, tapi jangan pakai sabun, biar bapak yang nyabunin nanti. Mengerti?" Mardi memerintah lagi. Linda yang anak kampung menurut saja, tak menaruh curiga.

Gebyar.. Gebyur.. Linda mulai mandi telanjang. Pintu kamar mandi tak ditutup, dan Mardi menikmati tubuh telanjang Linda dari pintu itu.

"Sudah Pak guru, sekarang sabunnya mana?" tanya Linda.

Cerita Dewasa - Tubuh Linda yang beranjak remaja membuat nafsu Mardi naik. Susu yang baru tumbuh dan vagina Linda yang belum berbulu dipandangi Mardi bergantian, lalu Mardi mendekati tubuh berkulit putih itu.
"Ehm.. Bapak sabuni badanmu ya," tanpa menunggu jawaban Linda, Mardi segera mengusapi tubuh Linda dengan sabun yang dipegangnya.

Tangan Mardi mulai nakal dan menjamahi susu Linda, mengusap-usap dan menekan nekan. Meski kegelian, Linda nggak berani melawan, takut dimarah Pak guru. Eh tangan Mardi lebih berani lagi mengusap di pangkal paha Linda berkali-kali. Setelah puas menjamahi tubuh Linda, Mardi menyuruh Linda menyelesaikan mandi, dan menyuruhnya melilitkan handuk saja setelah selesai. Mardi menunggu diruang tamu.

"Saya sudah selesai mandi pak," Linda keluar kamar mandi dengan tubuh terbungkus handuk.

"Itu baru pintar. Sekarang ikut bapak," kata Mardi dengan mata berbinar, lalu mengamit tangan Linda dan menuntutnya masuk kekamar.

"Sekarang bobo'an disitu ya, biar bapak kasih ilmunya," suruh Mardi pada Linda, lagi-lagi Linda nurut saja.

Setelah Linda berbaring di ranjangnya, Mardi mendekat dan duduk disamping kanan ranjang itu. Tangan Mardi dengan terampil menghempaskan handuk yang dikenakan Linda sehingga tubuh putih Linda yang baru mekar itu langsung terpampang tanpa halangan dihadapan Mardi. Linda sedikit bingung melihat perlakuan gurunya, tetapi gadis cilik itu tak berani protes. Jakun leher Mardi naik turun memandangi susu ranum Linda yang putingnya masih kecil dan tonjolannya pun belum sempurna. Lidah Mardi segera menyapu bibirnya sendiri begitu matanya membentur selangkangan Linda yang ranum belum ditumbuhi bulu.

Tangan Mardi menggerayangi tubuh Linda, sementara Linda tak berkutik menahan geli. Kemudian Mardi naik keranjang dan mulai menciumi tubuh telanjang Linda.

"Pakhh.. Geli pakhh," Linda menolak kepala Mardi saat lidah Mardi menjilati susunya.
"Uh.. Kamu ini gimana sih? Mau pintar apa tidak? Nilai kamu nanti bapak kasih merah semua lho," Mardi mengancam dengan mata melotot.
"Iya deh pak, saya mau pintar.. Tapi geli pak," Linda pasrah akhirnya.
"Nah gitu donk, geli dikit ya ditahan..," ketus Mardi dan kembali mencumbui gadis bau kencur itu.

Linda bukan main kegelian, apalagi selama ini belum pernah dijilatin susunya, berpikir untuk itu pun belum karena usianya masih kecil. Tapi untuk melawan ia tak mampu, selain takut sama Mardi, ia juga ingin mendapat ilmu pintar dari gurunya itu. Jadi, Linda hanya bisa menggeliat sambil terpekik kecil menahan perlakukan Mardi, hal itu membuat Mardi tambah bernafsu melumati tiap jengkal tubuh Linda.

Ciuman dan jilatan Mardi terus turun keperut dan selanjutnya turun lagi menuju selangkangan Linda. Mardi berhenti sejenak, disingkapnya paha Linda agar lebih mengangkang. Mata Mardi hampir loncat melihat vagina Linda yang sangat indah. Gadis berusia 12 tahun itu memiliki vagina yang sip, bibirnya tipis dan bersih tanpa bulu.

"Nah.. Linda, sekarang saatnya Pak guru menambah ilmu tadi biar kamu lebih pintar lagi," kata Mardi. Linda tetap pasrah menerima perlakuan gurunya, dan menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya tanpa banyak tanya.

"Ahh pakhh..," Linda terpekik tapi tak berani melawan saat lidah Mardi menjalari permukaan vaginanya. Pinggulnya hanya bisa bergerak kecil menahan geli yang sangat dijilati Mardi.

"Sakit ya Lin?" tanya Mardi ditengah jilatannya.
"Engghaak Pakhh.. Cuma gelii..," jawab Linda.

Jilatan Mardi diteruskan, dan lama-lama Linda merasakan perasaan yang selama ini belum pernah dirasanya. Geli itu berubah menjadi rasa nikmat yang sensasional bagi Linda. Cairan kental mulai merembes dari vagina Linda, lidah Mardi menerima cairan itu dan melanjutkannya, cairan itu ditelan Mardi. Sore itu Mardi benar-benar mempraktekan fore play yang ditontonnya di VCD porno, kepada Linda muridnya. Lidahnya makin berani menelusup dibelahan bibir vagina Linda.

"Ahh.. Pakk Ghuuruu.. Linda pingin pipisshh pakhh..," Linda merasakan seluruh sendi dibokongnya kejang dan terasa enak, tanda-tanda orgasmenya mulai muncul. Mardi tak menyia-nyiakan kesempatan itu, vagina Linda semakin dilumat dan disedot-sedot dengan bibirnya.

"Mmmphhff.. Ahh hayoo.. Pipiss aja Linn.. Mmffphh," Mardi menambah jilatannya divagina Linda, sampai tubuh Linda tersentak-sentak menahan geli.

"Ahh.. Iyaa.. Linndaa piipiss Pakhh.. Uhh.. Pipiss.. Tuhh.. Aahh," Linda kejang beberapa kali. Orgasme pertama yang dirasakannya membuat Linda melambung kenikmatan. Mardi pun menghentikan aksi jilatnya.

"Sakit ya Linn?" tanyanya memandangi wajah Linda yang semakin ayu dilihat.

"Eh.. Enggak paakk.. Bapak jangan marah ya, Linda pipis dimulutnya bapak.. Habis Linda nggak tahan geli sekali sih," Linda takut kalau Mardi marah, cairan nikmatnya itu disangka air kencing.

Cerita Dewasa - "Bapak nggak marah, tapi apa yang kau rasakan tadi?" Mardi memancing Linda.
"Enggh.. Geli pak,"
"Enak nggak,"
"Iya.. Geli tapi enak pak," jawab Linda malu. 


Share:

ANEKA CERITA-PENGALAMAN SEX PERTAMA

Aneka Cerita- ini berawal pas gw duduk di SMU.. pertama kali gw masuk kelas 3.. gw pindahan dari surabaya.. SMP gw di jakarta cuma sampai kelas 2 semester 1.. kelas 2 SMP.. selanjutnya gw terusin di surabaya.. maklum bonyok pindah kerja melulu� terpaksa gw ikut juga��

waktu itu hari pertama gw masuk kelas 3.. gw di kenalin di salah satu kelas kalu nggak salah 3 IPA� gw orang pinter wajar masuk IPA� hauahahhauah!!.. gw di kenalin sama guru gw n kepsek di kelas� udah gitu gw di suruh duduk di samping cewe yang langsung gw kenal namanya meita tingginya sebahy gw.. badannya sintel banget payudaranya yang selalu buat gw ndisir melulu klo deket dya�. gw sempet tuker-tukeran no. hp sama dya� setelah gw tau dya kaya� gimana� gw coba aja jadian sama dya�

Gw jalan sama dya masih sampai sekarang� dya klo deket gw rada� binal� Napsuan� bersyukur banget gw dapet cewek macem gitu� waktu itu pelajaran biologi, kebetulan gurunya nggak masuk� gw sama meita ngobrol aja dipojok kelas.. maklum tempat duduk gw sama dya di taro di pojok sama walas� pertama gw sich nggak berani ngapangapain dya di kelas tapi klo udah masuk ke mobil gw abis tuch cewe�. waktu itu gw liat temen gw lagi cipokan di depan kelas�. balakng meja guru� tiba� aja cewe gw ngomong gini

�tuch rido aja berani.. masa� kamu kalah sama dya??�
�ha? aku kalah��

belum sempet selesai bibir gw di lahap sama meita� di bales aja dengan ciuman n sedotan yang bikin dya ampun�an sama gw� meita sempet ngasih lidahnya ke gw.. tapi gw lepas ciumannya �kenapa??� gw bilang aja begini �aku nggak mau maen lidah di kelas.. takut kelewatan�� �y udah.. maen biasa aja�� gw lanjutin ciuman gw di bawah.. bangku meja gw gw dorong ke depan supaya lebih luas gw ngelakuin ciuman demi ciuman���ahhhhhh�. ahhhh�� dittttt..� kata� itu selalu keluar dari mulutnya�. setelah gw puas ciumin tuch bibir� gw turun ke bawah ke lehernya dya yang makin membuat dya kewalahan� dan tangan gw ngeremes� payudara dya.. yang ukurannya gw taksir 35 tau A B C D.. cuz setiap gw tanya dya g pernah mau jawab�. gw remes tuch dadanya sampe dya kelojotan� setelah gw nandain tanda merah di lehernya� dya ngeremes remes kontol gw� yang membuat ni �ADEK� kagak kuat lagi buat nahan di dalam kancut�. maupun masih make baju seragam n gw ngelakuin di dalam kelas� gw tetep nggak gentar�. gw bukan resleting seragam gw� n gw keluarin tuch siADEK.. dan si meita udah siap dengan mulutnya yang menganga�. gw sempet nutupin dya pake jaket gw� sehingga misalnya temen gw nanya gw bilang aja lagi sakit�..

jilatan demi jilatan dya beri untuk gw�.. isapan dya bikin gw nggak kuat lagi buat nahan keluarnya mani gw�.. lidahnya bergoyang� di ADEK gw�. �akhhhhhhh���. crotttttt�� croooootttt crotttttttttttt�.� keluar mani gw�.. meita membersihkannya dengan mulutnya� dan di kocok� trus di ADEK gw��.. selesai itu gw bersiin mulutnya dya pake tissue yang ada di kantongnya�. gw sama meita kembali berciuman� freenc kiss,,, lidahnya dya ber gelugit� di dalam mulut gw��

jam 12.00 gw balik sekolah�. sebelum gw gas mobil gw ke rumah gw di bilangan bekasi.. nggak jauh dari rumahnya meita.. gw bermain dadanya meita dolo di mobil gw�. gw buka kancing seragam pelan� di bantu meita� dengan napsu yang ganas� meita ngerti maksud gw and dya nge buka tali BHNya dan 2 buah gunung merapi yang bakal mengeluarkan volcano gara isapan gw muncul di depan gw�.. dengan napsu di ujung rambut gw isap puting susunya tangan kiri gw megangin kepala belakang dya.. and tangan kanan gw ngeremes� dada yang satu lagi�. �ahhhhh��.. radit�� pelan� donkkk��. meita udah nggak bisa nahannnnn lagiiiii nehhhhhhhh��.. puting meita yang berwarna merah ke merah� mudaan tertelan abis oleh mulut gw and tiba� aja tubuhhhhh meita mejelijang seperti cacing kepanasan��. gw sedot trus dada meita�. sampai puting itu terasa keras banget di mulut gw�. meita cuma diam dan terkulai lemas di mobil gw�. gw liat parkiran mobil di sekolahan gw udah sepi�. meita mengancingi baju seragamnya satu gw bantu supaya cepet�.

selama perjalanan pulang meita tetap lemas dan memejamkan matanya� gw kecup keningnya sesampai di rumah gw�.

meita bangun dan dya pengen ke kamar kecil� gw suruh dy ganti seragam dengan baju kaos yang dya bawa dari rumah sebelum berangkat kesekolah�. selesai dari kamar mandi gw liat meita nyopot BHnya�. terlihat jelas putingnya dan bongkahan susu sebesar melon itu�..

belum sempat masukin baju ke tasnya dya� dya gw dorong gw tempat tidur� dan gw lahap bibirnya dan dya membalas nya dengan penuh hot panas bercampur dengan napsu� gw yang cuma make bokser doank� ke walahan tangan dy bermain� di selangakangan gw�.. gw bermain di leher dya dan gw buat cap merah lagi di lehernya�. gw sibak SMA negeri yang hanya sampai lutut itu dy cuma make CD G string� dengan perlahan� dya nurunin roknya dan dy hanya menggunakan CDnya� gw copot dan gw jilatin vaginanya�.. � ahhhhhhhhhhhhhhhhhh���.. . dit�������..ahhh hhhhhhh� cuma kata� itu yang keluar daru mulutnya�.. gw rasain vagina meita semakin keras� dan gw gigit kelentitnya dya terik semakin kencang untung di rumah cuma da pembantu gw�.. �dit��.. puasin gwwww dunkkkkkkk.��� nggak pake cing cong gw jilat n gw sodok� tuch vagina pake telunjuk gw� � dittttttttttttttttt���.. .. gw keluarrrrrrrrrrrrrrrr��..� vagina meita basah ketika di depan mata gw��� di sedot sampai bersih tuch vagina�� udah gitu gw liat dya memegang bantal dengan keras��. gw deketin dya dan gw cium bibir dya��. ternyata dya blum lemas�.. dy bangkit dan memegang kontol gw dan di kocokinnya sampe si ADEK mengacung sangat keras�.. kontol gw di masukin ke mulutnya meita�. di masukan di keuarkan�. sampai� di sedot�.uhhhhhhhhh�.. nikmat banget yang sekarang dari pada yang di kelas tadi��. biji zakar gw juga nggak lupa ikut ke sedot�.. pass biji gw di sedot rasanya gw pengen FLY��. kocokin meita semakin panas dan hisapannya semakin nggak manusiawi lagi�� wajahnya tambah maniss kalo dya sambil horny begini��.. ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh�.. �. crottttttttttttttttttttttttttt tt many gw tumpah semua ke lantai kamar gw�. yang sisanya di jilatin meita sampai bersuh�������� �� gw bangkit dan menarik tangan meita� gw ciumin dadanya gw kenyot�lagi putingnya sampai merah���.. gw cupang di sebelah putingnya�. manis banget susunya��. membuat gw semakin napsu sama dya�����

�meitaku sayang�. masukinnn sekarang yach??�
�ya udahhhh cepetannn aku dari tadi Nungggu kamu�..�

gw bertukar posisi meita di bawah�. dan gw di atas� sebelum gw masukan gw gesek� dolo di depan vaginanya� belum gw masukin aja meita udah meringis��. gw dorong perlan�� �Dit� pelan� sakit. nee��.. di bantu dengan tangannya dya perlahan� kontol gw masuk�. baru seperempatnya masukkk gw cabut lagi dannn gw sodok lagi�. dan akhirnya masuk semua�.. gw lihat meita sangat menderita�� tapi sepertinya dya seneng banget��. udah semuanya masuk gw goyangin� gw maju mundurin perlahan lahan�.. bokong meita pun ikut bergoyang yang membuatku kewalahan�.. setelah beberapa menit gw goyang� tiba� badan meita mengejang semua�.. dan akhirnya� meita orgasme untuk ke 3xnya�..

gw cabut kembali penisg w dan meita berada di atas gw�.. posisi ini membuat gw lebih rileks�. meita memasukannya pelan� di genggamnya penisku dan di masukannya penisku ke vaginanya�. dan blesssss ternanam semua di dalam vaginanya�.. badan meita naik turun mengikuti irama�. meita mengambil bantal yang da di sebelahnya dan menarohnya di pala gw�. posisi ini membuat gw bisa ngerasaain 2 gerakan sekaligus� gw emut� kecil putingnya meita dan meremas remasnya�.. bokong meita terusss bergoyaanggg��.. � ahhhhhhhhh�� ahhhhhhhhh��.. isappp teruss dit����� badan meita mengenjang dan � radittttttttttttttt akuuu pengen keluar lagi�.��.. � akuuu juga pengennnnn selesaiiiiii metttt��� tahannnn sebentarrrrrrr lagi��.��.. gw dan meita mempercepat permainan dan akhirnya������ahhhhh hhhhhhhhhhhhhhhhhhhh hhhhhhhhhh������.. � gw keluar�.. kata� itu yang menngakiri permainan ini..

sampaiiii sekarang pun meita tetep bermain sama gw� kami tetap melakukan banyakk hal�. dan gw di tunangin sama meita karena orang tua kami sama� setuju atas hubungan kami�����.

Share:

ANEKA CERITA-SEX LEWAT KOPI DARAT


Aneka cerita-Sebut saja namaku Juju. pengalamanku ini ckp bisa dibilang unik karena aku dipertemukan dgn Tante Kei lewat twitter. di Twitter inilah aku berkenalan hingga akhirnya Kopi Darat dengannya, aku dan dia sudah lumayan lama kenal sejak aku membuat account ini..meski hanya di dunia maya Tante Kei memang enak di ajak ngobrol kami seringkali curhat dia pun sama domisili di bandung hanya saja karena

pekerjaan ia sekarang domisili di Kota Gudeg �Yogyakarta� sebagai follower�ku yg setia ia selalu aktif masuk kedalam mention ku, dari sinilah aku mulai memiliki perasaan walau aku tak mengenalinya dan belum pernah sekalipun bertemu. Singkat cerita Tante Kei yang ketika itu pulang untuk bertemu keluarga nya di bandung ia mementionku dan mengajak bertemu akhirnya kami pun janjian dan bertemu. ketika pertama kulihat ia sangat cantik dengan rambut yang tidak panjang paras yg manis juga oke,plus toket yg besar... dilihat dari gaya nya sepertinya ia juga memiliki nafsu seks yg luar biasa.kami pun segera meluncur ke salah satu restoran dan makan.. setelah selesai ketika hendak mengantarnya pulang.. 

Malam itu tiba2 hujan turun deras sekali kami pun basah dan jibrug singkat cerita ketika sampai di rumah Tante Kei aku yg sudah basah kuyup disuruh nginep dirumahnya aku tentu menolak karena bukan muhrim lagian malu juga mana ga ada baju ganti.. masalah baju kamu tenang aja ju karena aku ada yg adik ku ukuran badannya pas sekali dgn kamu lagian di luar hujan besar jalanan pasti banjir, jujur aku khawatir klo kamu maksain pulang takut ada apa2 dijalan�katanya.. perhatian yg ia berikan padaku membuatku dimabuk asmara padanya..akhirnya aku menyetujui di rumah nya cukup sepi karena ortu dan adik2nya udah tidur.. rumahnya pun cukup besar&luas sehingga jarak antar ruangan sangat berjauhan.awalnya aku pun tidur di kamar tamu.udara saat itu cukup dingin hingga aku yg habis kehujananpun merasa linu di tulang2 saking dinginnya.. ketika hendak tidur tiba2 Kei masuk ke kamarku dengan gaun tidur tipis.. "ju karna udara dingin boleh yah aku tidur sama kamu�,ucapnya. disuguhi pemandangan indah aku tak dpt berkata apapun hingga ia menghampiriku &tidur disebelahku.tiba2 ia mencopot gaunnya & terlihatlah seluruh tubuhnya tanpa sehelai benangpun. "ayo ju buka juga yg kamu sini aku bantu" ia membuka�kan baju�ku.. hingga akhirnya aku dan Tante Kei bugil dibawah selimut sambil berpelukan... aku coba memberanikan diri mainin buah dada Tante Kei yg besar,"gelii..Sayang..."bisiknya... Saat tangan jailku plintir-plintir putingnya yg berwarna pink... Tante Keipun langsung meremas pelan falconku...Yg udah lumayan ngaceng... "sayang aku pijitinnya..."aku langsung tengkurap... Tante Kei mulai memijat tubuhku dari belakang, tangannya yang halus mulai meraba pundakku dan sesekali menciumnya... Aku rasakan nafasnya udah dibakar Birahi... "sayangg...Aku...Udah..."aku membalikkan badanku, karena aku tau Tante Kei udah kebelet ga ku ku ante Kei langsung memijat dan meremas falcon dan zakarku... "ooouggghhh...Ennak..."desahku... 

Tante Kei mulai menjulurkan lidahnya dan menjilati falconku naik turun.. dan Dihisapnya perlahan dengan sangat lembut bagai memperlakukan orok oouuhhhh ennaaakkkkk ayy... eenakk...Teeruss..Sayangg" Tante Kei juga mulai mengocok-ngocok falconku yang sudag seperti manuk rajawali, membuat aku smakin merem melek.. Setelah beberapa lama Tante Kei menghisap dan mengocok falconku.."Ougghh..Saa..yyang.."crottt.Crottz..Mun crat smua maniku dimulut Tante Kei "asin sayang...manimu tp enak..." bisiknya.Kini giliranku ambil kendali...A ku buka lebar2 kakinya,aku kelurkan lidahku&memulai menjilati lobang kenikmatannya Tante Kei yang sudah basah.. Aku gelitik klitorisnyanya dengan lidahku... "ooh...Ooo...hhh...Enakk..Sayang...gg"de sahnya sambil menjambak rambutku... Hujan diluar makin deras,jadi aku gak perlu kuatir desahan kami didengar org lain..Udara yg tadinya dingin menjadi panas.Tante Kei menggelinjang keenakan..Mrs.V nya smakin basah oleh jilatanku&liurku truss..Sayang...Enaakk...Oohh...Ena kkk.."desahannya smakin kuat,falconku jg udah ngaceng keras sekali.."sayangg..AkkUuu."suaranya terhenti Akhirnya Tante Kei mencapai klimaks... Aku telan juga smua maninya... Kemudian aku masukkan falconku yg sudah ngaceng kelobang kenikmatannya.... Bless...Terasa hangat didalam.. "Ouhh..Ouhh...Enakk..Sayang" desah Tante Kei aku mulai menggoyangnya...Naik turun... Seperti orang push up..."Ouhhh...Aauuggh.." kami mendesah mendaki puncak kenikmatan. Kemudian kami berguling..&kini posisi Tante Kei diatas..Ouggh.Nikmat sekali..Tante Kei mulai bergerak naik turun.. falconku serasa diurut2 mrs.V nya Tante Kei..S sekali aku remas buah dadanya,aku isep-isep putingnya... "auggghh...truss...Sss...Enakkk..."kami saling mendesah... Cukup lama Tante Kei berada diatas...Kemudian aku suruh... Tante Kei nungging...Aku pengen memompain dia dr belakang... Aku goyang Tante Kei maju mundur...liang kenikmatannya semakin basah... "saaayang...Enakk..Kk..Truss..." Desahanya semakin kuat... aku juga semakin kuat menggoyangnya.... Setelah sekian lama memompanya... "sayang....AaKuu...Mo keluaaar..."desahku, "aakuu.Juga..."desahnya Cro ttzz..Crottzz.. Kami mencapai klimaks...Bersamaan...Aku cium bibirnya... Kami berpelukan...Hujan reda setelah subuh... Aku dan Tante Kei pun ngesek sampai subuh.. dan hingga saat ini aku masih menantikan Tante kei pulang.. Kei.. Juju menunggu�mu..
TAMAT

Share:

pcash

FeedJit